Dikejar PSG, Herrera Tinggalkan MU?

PSG dikabarkan sudah membuat langkah pertama dalam usaha mendatangkan gelandang Manchester United, Ander Herrera. Gelandang serbabisa ini bisa jadi didatangkan PSG secara gratis karena hingga kin belum mendapatkan kontrak baru.

Herrera merupakan salah satu gelandang terbaik yang dimiliki MU saat ini. Dia merupakan pekerja keras yang bisa bermain di beberapa posisi. Herrera juga rela melakukan segalanya demi tim.

Sayangnya, MU saat ini berusaha membangun skuat mulai dari awal bersama Ole Gunnar Solskjaer. Herrera yang sudah berusia 29 tahun mungkin saja tidak masuk lagi dalam rencana Solskjaer, sebab dia merupakan pemain yang dibeli Jose Mourinho.

Kabarnya, pembicaraan kontrak baru Herrera menemui jalan buntu. Menurut The Sun, Herrera tidak bisa menerima tawaran Mu yang terlalu kecil, meski pihak klub masih percaya Herrera akan membubuhkan tanda tangannya.

Meski demikian, PSG tampaknya bisa saja menculik Herrera. Jawara Prancis ini disebut sudah melemparkan tawaran pertama dan menjanjikan gaji 150.000 pounds per pekan untuk Herrera.

PSG tampaknya mengincar Herrera untuk mengisi lubang skuat setelah kepergian Adrien Rabiot musim depan. Pengalaman Herrera juga diharapkan mampu membantu PSG.

Di sisi lain, situasi MU saat ini cukup unik. Mereka belum juga mengubah status Solskjaer jadi pelatih permanen, yang artinya MU sebenarnya tidak bisa berbuat banyak di bursa transfer.

Solskjaer diduga sudah mendapatkan jabatan permanen, hanya masalah waktu sebelum MU membuat pengumuman tersebut. Inilah yang mendorong isu-isu pemain anyar.

Kabarnya Solskjaer sudah meminta beberapa pemain pada klub. Satu bek tengah, satu gelandang, satu penyerang sayap kanan jadi incarannya.

Dia juga siap melepas beberapa pemain yang hanya jadi beban seperti Alexis Sanchez, juga Antonio Valencia yang tidak lagi muda.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Koreo ‘Danke 5-13-17’, Persembahan Fans Jerman untuk Trio Bayern

Sebuah apresiasi khusus diberikan oleh fans timnas Jerman untuk tiga pemain yang baru saja dicoret dari timnas. Tiga pemain itu adalah Thomas Muller, Jorome Boateng dan Mats Hummels.

Ketiga pemain tersebut ‘dipensiunkan’ dini oleh oleh timnas Jerman. Pelatih Joachim Loew pekan lalu membuat keputusan untuk tidak lagi memakai jasanya. Loew berdalih ingin melakukan peremajaan dalam skuat Jerman.

Tidak dipanggilnya ketiga pemain rupanya mendapat atensi khusus dari para fans. Bahkan, pada laga uji coba Jerman lawan Serbia, para fans secara khusus membuat koreo untuk menghormati ketiga pemain tersebut.

Timnas Jerman memainkan laga uji coba melawan Serbia pada Kamis (21/3) dini hari WIB di Volkswagen Arena. Laga ini sekaligus jadi momen pertama Jerman tidak lagi diperkuat oleh Muller, Hummels dan Boateng.

Jelang dimulainya laga, fans Jerman secara khusus membuat koreo yang ditujukan untuk menghormati ketiga pemain itu. Danke 5-13-17, begitu wujud koreo tersebut. Nomor-nomor itu merujuk pada nomor punggung Hummels, Muller dan Boateng.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Hummels, Boateng dan Muller atas begitu banyak sukses, kebanggaan dan momen bersama selama beberapa tahun. Sekarang penting bagi kami untuk melihat mada depan,” kata pelatih Jerman, Joachim Loew.

Thomas Muller dan Jerome Boateng sudah masuk ke timnas Jerman sejak Piala Dunia 2010 silam. Saat itu, Muller bahkan membuat kejutan. Dia mampu menjadi pencetak gol paling banyak dan menyabet gelar Golden Boot.

Sementara, Hummels mulai jadi andalan Jerman di Euro 2012. Sejak saat itu, duet Hummels dan Boateng di jantung pertahanan Bayern tidak tergantikan. Keduanya selalu jadi andalan di turnamen besar yang diikuti oleh Jerman.

Puncak dari capaian ketiga pemain terjadi pada Piala Dunia 2014, di Brasil. Saat itu, mereka mengantar Der Panzer menjadi juara dunia. Muller mampu mencetak lima gol sepanjang turnamen.

Namun, Piala Dunia 2018 jadi momen buruk bagi Jerman. Mereka gagal. Tersisi pada saat turnamen baru menginjak fase penyisihan grup. Muller, Hummels dan Boateng lantas kehilangan posisinya di timnas Jerman.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Matthaus: Saya Lihat Timnas Jerman Bangkrut

Lothar Matthaus melayangkan kritik peda pada kiprah timnas Jerman. Sang mantan kapten Jerman tersebut menilai tim asuhan Joachim Loew bangkrut dan ada sejumlah keputusan aneh yang diambil.

Jerman meraih hasil buruk di Piala Dunia 2018 lalu. Tampil sebagai juara bertahan, Jerman justru terpuruk. Manuel Neuer dan kawan-kawan tersingkir pada babak penyisihan grup. Kalah dengan skor 1-2 atas Korea Selatan.

Pasca kegagalan tersebut, sederet masalah baru bermunculan. Mesut Ozil mundur dari timnas Jerman disertai beberapa kontroversi. Ada juga kabar jika skuat Jerman tidak kompak dan terjadi perpecahan di internal tim.

Pasca Piala Dunia 2018, kondisi timnas Jerman tidak langsung membaik. Pada ajang Uefa Nations League, Der Panzer jadi juru kunci klasemen Grup 1. Dari empat lagi, tidak sekalipun kemenangan mampu diraih oleh Jerman.

Lothar Matthaus pun menilai jika Jerman saat ini sedang bangkrut. Ada terlalu banyak masalah yang dibuat oleh Joachim Loew.

“Kurang lebih selama 40 tahun saya berada di sekitar peristiwa yang dialami timnas Jerman. Saya tidak ingat kapan ada perubahan, pencoretan, perubahan baru yang terjadi sebelum kualifikasi atau sebuah turnamen,” buka Matthaus dikutip dari Sky Sports.

“Saya melihat Jerman bangkrut, mengalami nasib buruk dan kecelakaan. Bahkan mereka sudah mulai mengalaminya sejak sebelum Piala Dunia 2018. Cara menangani insiden Mesut Ozil, pencoretan Leroy Sane,” sambungnya.

Menurut Matthaus, jika ingin mencoret pemain yang dianggap sudah tidak mampu bersaing, maka itu harus dilakukan pasca kegagalan di Piala Dunia 2018. Namun, Loew tetap mempertahankan skuatnya dan hasilnya adalah tampil buruk di Uefa Nations League.

“Loew melewatkan kesempatan itu karena kesetiaan, memberi sebagian besar dari mereka kesempatan kedua. Semua pemain yang bahkan menyadari jika mereka akan dicoret tetap mendapat kesempatan,” papar Matthaus.

Loew kemudian memang merombak skuat pasca gagal di UEFA Nations League. Tiga pemain senior, Mats Hummels, Jerome Boateng dan Thomas Muller dicoret. Dan, Matthaus melihat keputusan ini harusnya diambil setelah Piala Dunia 2018.

“Saya bisa mengerti hal ini dari sisi olahraga. Dia ingin memadukan skuat dengan pemain muda. Tapi, dari sisi waktu dan cara komunikasi itu sangat buruk,” tutup Matthaus.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Tidak Sesuai Harapan, Denis Suarez Siap Dilepas Arsenal

Pembelian teranyar Arsenal, Denis Suarez belum juga membuktikan kemampuannya sebagai pemain yang tepat. Dia jarang mendapatkan kesempatan bermain karena dinilai belum mampu memenuhi harapan Unai Emery.

Suarez didatangkan dari Barcelona pada bursa transfer Januari 2019 lalu sebagai pemain pinjaman. Dia diharapkan mampu menyelesaikan masalah Arsenal yang membutuhkan pemain cepat di sisi sayap.

Tak hanya itu, Suarez juga sudah pernah bekerja dengan Unai Emery di Sevilla, jadi dia diduga tidak akan kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Emery.

Meski demikian, yang terjadi justru sebaliknya. Mantan pemain Barca ini lebih banyak duduk di bangku cadangan dan mungkin dilepas Arsenal lagi.

Sebagai pesepak bola Spanyol, Premier League terkadang bisa jadi tempat bekerja yang menyulitkan. Denis Suarez jelas butuh waktu untuk beradaptasi, tetapi tampaknya Arsenal tidak bisa memberikan waktu yang terlalu lama.

Mengutip The Sun, Arsenal dikabarkan siap mengembalikan Suarez ke Barcelona dan sudah mencari opsi pemain lain untuk bursa transfer musim depan.

Sejak tiba di Emirates Stadium, Suarez belum pernah turun sebagai starting line-up, dia hanya bermain sebagai pemain cadangan dalam enam kesempatan.

Opsi pembelian permanen sebesar 18 juta poundsterling itu tampaknya tidak akan dimanfaatkan Arsenal.

Keinginan Arsenal ini berlawanan dengan Emery. Mantan Nkunku dan Ismalia Sarr. Dua pemain ini masih muda dan masih memiliki maspelatih PSG itu ingin memberikan Suarez waktu untuk beradaptasi, dan dia secara keseluruhan masih puas dengan performa Suarez.

Sebagai pengganti Suarez, Emery disebut mulai mengincar Christopher a depan panjang.

Pembelian dua pemain ini cocok dengan filosofi Arsenal yang gemar membeli pemain muda berbakat dan mengembangkannya di Emirates Stadium.

Sebagai pelatih anyar, Emery belum benar-benar mendapatkan pemain yang dia inginkan, sebab itu Arsenal diprediksi akan belanja besar musim depan.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Keributan Kessie vs Biglia Lebih Menyakitkan daripada Kekalahan Milan

Bos Milan, Gennaro Gattuso mengaku lebih kecewa dengan keributan antara Frank Kessie dengan Luas Biglia daripada kekalahan Milan dari Inter pada laga lanjutan Serie A 2018/19. Senin (18/3) dini hari WIB, Milan takluk 2-3 dari Inter dan harus merelakan posisi mereka digusur Inter pada klasemen sementara.

Laga bertajuk Derby Milan itu berjalan panas seperti biasanya. Milan yang awalnya diunggulkan justru tidak berkutik menghadapi serangan cepat Inter. Pasukan Gattuso ini sempat tertinggal dua gol.

Gattuso menyadari kelemahan timnya dan mengakui Inter memang layak menang. Dia menyebut skuat Inter memang tampil lebih baik dan Milan kesulitan menghadapi gempuran serangan dan tekanan tinggi yang diterapkan para pemain Inter.

Kendati demikian, ternyata ada satu hal yang lebih menyakitkan dari kekalahan tersebut.

Kekalahan itu terasa lebih menyakitkan karena Frank Kessie ribut dengan Lucas Biglia di bangku cadangan. Kessie yang ditarik keluar tampak frustrasi karena kekalahan tim, lalu Biglia tampak mengatakan sesuatu ketika Kessie baru saja tiba di bangku cadangan.

Apa pun ucapan Biglia, Kessie jelas muntab dan dia harus dihalangi oleh banyak pemain Milan lainnya supaya tidak menyerang Biglia.

“Harus ada respek untuk semua orang di ruang ganti dan kejadian ini sungguh tidak bisa diterima,” ungkap Gattuso di Football Italia.

“Saya pelatihnya, saya harus mengurus kedisiplinan di ruang ganti dan para pemain tahu betapa pedulinya saya akan hal itu.”

Lebih lanjut, Gattuso menilai insiden Kessie vs Biglia itu terasa seperti kekalahan dalam kekalahan. Milan menderita dua kekalahan di saat yang sama, pertama kalah dari Inter, lalu masalah keharmonisan di ruang ganti.

“Anda boleh mengkritik taktik saya, tetapi saya membangun karier saya berdasarkan respek, etika, juga merepresentasikan jersey, menghormati rekan setim saya yang tidak bisa bermain selama berbulan-bulan.”

“Hal itu sangat berarti bagi saya dan karena itulah hal ini terasa seperti dua kekalahan. Saya akan berbicara beberapa hari ke depan,” tutup Gattuso.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Bukan Taktik, Inilah yang Membuat Allegri Jadi Pelatih Hebat

Blaise Matuidi menyampaikan pujian pada pelatihnya di Juventus, Massimiliano Allegri yang merupakan salah satu pelatih tersukses dengan belasan gelar serta gaya melatih yang berbeda dari pelatih-pelatih lainnya. Matuidi percaya Allegri merupakan salah satu pelatih terbaik di dunia.

Karier kepelatihan Allegri terbilang sukses. Dia mampu membawa Juventus mendominasi Serie A dalam beberapa tahun terakhir. Allegri punya koleksi lima trofi Serie A.

Tak hanya itu, Allegri juga cukup sukses saat masih menangani AC Milan. Saat itulah tawaran dari Juve datang, dan Allegri memutuskan untuk hengkang ke Turin.

Menurut Matuidi, setiap pelatih pasti berbeda dan memiliki filosofinya masing-masing. Soal Allegri, Matuidi yakin pelatih 51 tahun itu istimewa karena memiliki manajemen manusia yang begitu bagus. Dia bisa dekat dengan para pemain.

“Setiap pelatih memiliki filosofinya sendiri, dan Allegri memiliki itu,” kata Matuidi kepada Football Italia.

“Dia sangat bagus dalam manajemen manusia yang merupakan bagian dari pekerjaannya, dia memperlakukan pemain sebagai manusia, pun dia sangat bagus dalam hal taktik.”

Kehebatan Allegri tampak pada caranya memperlakukan skuat Juve yang dipenuhi banyak pemain hebat. Mengelola skuat yang berisikan banyak pemain senior tidaklah mudah, tapi Allegri bisa melakukannya dengan baik.

“Kita semua tahu Juventus memiliki ruang ganti yang dipenuhi pemain-pemain top dan Allegri mampu mengatasi mereka semua.”

“Ketika anda tahu caranya mengelola para jawara, itu berarti anda adalah pelatih hebat,” tandas Matuidi.

Pun demikian, terlepas dari semua itu, masa depan Allegri di Juve dipenuhi tanda tanya karena dia belum juga mampu membawa Si Nyonya Tua meraih trofi Liga Champions.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Alessandro Del Piero dan Trofi Liga Champions Kunjungi Pulau Dewata, Bali

Setelah kurang lebih lima hari berkeliling Indonesia, Trofi Liga Champions akhirnya mencapai destinasi terakhirnya. Trofi yang dijuluki sebagai si Kuping Lebar itu mengunjungi Pulau Dewata, Bali pada hari Sabut dan Minggu (16-17 Maret 2019).

Sejak awal pekan kemarin Trofi Liga Champions sudah berkeliling Indonesia dalam kegiatan UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken. Setelah mengunjungi Jakarta dan Surabaya kali ini Trofi paling prestisius bagi klub-klub Eropa itu menyambangi Bali.

Mengusung tema ‘Unmissable’, kali ini Heineken mengajak para pecinta sepakbola Eropa untuk melihat secara langsung trofi idaman para pemain Eropa ini. Tidak hanya itu, ada juga pameran Memorabilia dari klub-klub papan atas Eropa selama berkompetisi di Liga Champions.

Sama seperti kota-kota sebelumnya, Heineken juga mengajak salah satu legenda sepakbola Eropa sebagai ambassador untuk memeriahkan perhelatan ini. Untuk di Bali sendiri, Heineken mengajak mantan kapten Juventus, Alessandro Del Piero untuk memeriahkan perayaan ini.

Del Piero mengaku sangat antusias untuk menjadi bagian dari UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken.

Ia juga mengaku tidak sabar untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Pulau Dewata yang sudah tersohor di seantero Dunia.

“Saya sangat senang berada di Bali sebagai ambassador UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken. Bertemu para pendukung serta menikmati pantai Bali yang sangat indah menjadikan hari-hari saya di Bali sangat istimewa. Saya juga sudah tidak sabar untuk bermain Bola bersama pemain-pemain Indonesia di Pantai Bali yang sangat terkenal.”

Pada kesempatan ini, Direktur Pemasaran PT Multi Bintang Indonesia Niaga, Marissa Van Drooge meminta para pecinta sepakbola Eropa khususnya Juventus untuk tidak melewatkan kesempatan pameran ini dan berjumpa dengan Del Piero.

“Heineken selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi para pecinta Liga Champions Eropa di mana kami memberikan pengalaman yang unik dan tidak boleh dilewatkan para penggemar sepakbola.”

“Heineken menawarkan pengalaman yang tidak boleh dilewatkan yaitu melihat secara langsung Piala Liga Champions UEFA serta mendapatkan tanda tangan salah satu legenda kompetisi tersebut. Anda tidak melewatkan momen ini karena Bali merupakan kota terakhir yang dikunjungi. Kami juga sangat senang melihat antusiasme para penggemar sepakbola di Bali selama acara ini berlangsung.”
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Nelangsa Inter, Tersingkir dari Liga Europa karena Panik

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti tidak bisa banyak berdalih terkait kegagalan timnya di 16 besar Liga Europa 2018/19. Jumat (15/3) dini hari WIB tadi, Inter takluk 0-1 saat menjamu Eintracht Frankfurt pada leg kedua 16 besar, yang artinya mereka tersingkir telah hanya mampu bermain 0-0 di leg pertama lalu.

Kekalahan tersebut tampak menegaskan penampilan buruk Inter dalam beberapa pekan terakhir. Sejak muncul konflik Mauro Icardi, performa Inter terus menurun secara keseluruhan.

Spalletti mengakui mentalitas skuatnya bermasalah. Dia merasa Inter seharusnya tidak tersingkir begitu saja, tapi bagaimanapun hasil pertandingan berkata demikian.

Menurut Spalletti, harapan Inter musnah begitu Luka Jovic mampu mencuri gol saat pertandingan baru berjalan lima menit. Dia menilai saat itulah mentalitas skuat Inter runtuh dan tidak bisa bangkit lagi.

“Kami kekurangan banyak hal. Kami langsung kehilangan keseimbangan dan membuat beberapa kesalahan untuk gol pembuka lawan, lalu kami kesal dengan diri kami sendiri dan semakin tidak seimbang,” ujar Spalletti di Sky Sport Italia.

“Laga ini menjadi sulit. Ketika anda gagal membersihkan lini permainan anda sendiri, atau membuat umpan-umpan yang penting, permainan jadi terbuka.”

“Jika anda lebih berkualitas, seharusnya anda bisa mengontrol,” sambung dia.

Gol cepat Jovic itu membunuh harapan Inter. Sejak gol tersebut, mereka tidak bisa benar-benar menciptakan peluang atau melepaskan diri dari tekanan.

“Bahkan ketika kami mengalirkan bola di antara ruang kosong, kami tidak pernah benar-benar menciptakan peluang berbahaya.”

“Gol cepat lawan meningkatkan tekanan pada kami dan membuat kami merasa seakan-akan tidak ada peluang lagi. Kami langsung kalah,” tandasnya.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Akurasi Umpan Nyaris Sempurna, Valverde Kirim Pujian bagi Arthur

Lionel Messi memang menjadi katalis saat Barcelona mengalahkan Lyon pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions. Tapi, ada juga peran gemilang dari Arthur yang mampu mencatat akurasi umpan nyaris sempurna.

Arthur bermain selama 73 menit pada laga Barca melawan Lyon, Kamis (14/3) dini hari WIB di Camp Nou. Arthur diganti oleh Arturo Vidal pada laga yang sukses dimenangkan oleh Barca dengan skor 5-1 tersebut.

Meskipun tidak bermain penuh, bukan berarti Arthur bermain jelek. Dia justru tampil sangat dominan di lini tengah Barca. Arthur jadi pemain memang kendali ritme permainan dengan umpan-umpannya yang akurat.

Arthur sejak awal kedatangannya memang diplot sebagai pusat permainan Barca di lini tengah. Dia digadang-gadang jadi penerus Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Dan, sejauh ini prediksi itu cukup layak untuk disematkan padanya.

Di laga melawan Lyon, pemain asal Brasil itu mencatatkan sebuah statistik yang mengagumkan. Arthur hanya sekali gagal melepaskan umpan. Hanya satu umpan yang tidak tepat sasaran dari 72 umpan yang dia lepaskan.

Itu artinya, tingkat akurasi umpan yang dilepaskan oleh Artur mencapai angka 98,6 persen. Angka yang nyaris sempurna tentunya.

Penampilan apik Arthur kemudian berbuah pujian dari Valverde. “Kami mendominasi permainan dan dia memberikan ketenangan dan ketenangan. Seiring berjalannya waktu, Anda akhirnya melihat usaha yang dia lakukan,” ucap Valverde.

Arthur memang tampil gemilang di laga melawan Lyon. Tapi, da sosok lain yang mendapatkan perhatian lebih yakni Lionel Messi. La Pulga menyumbangkan dua gol dan dua assist. Artinya, dia terlibat pada empat dari lima gol yang dicetak Barca.

Dengan tambahan dua gol, pemain asal Argentina kini sudah mencetak delapan gol di Liga Champions. Messi memimpin daftar top skor sementara dengan jumlah gol yang sama dengan Robert Lewandowski dari Bayern Munchen.

Namun, peluang Messi jadi top skor di akhir kompetisi lebih besar karena Bayern sudah tersingkir dari Liga Champions.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Pemain Chelsea: Jangan Pergi, Hazard!

Bek Chelsea, Emerson Palmieri menyuarakan ketakutan yang dirasakan nyaris semua fans The Blues saat ini: kepergian Eden Hazard ke Real Madrid. Menurutnya, Chelsea tidak bisa ditinggal pemain sehebat Hazard saat ini, sebab mereka sedang berusaha membangun tim kembali.

Rumor kepergian Hazard ini sudah santer diberitakan sejak akhir musim lalu. Hazard sendiri berulang kali mengatakan ketertarikannya pada Real Madrid, yakni klub impiannya sejak kecil.

Transfer ini dinilai sudah pupus ketika Zinedine Zidane tidak lagi melatih Real Madrid, kala itu Madrid menunjuk Julen Lopetegui, yang kemudian digantikan Santiago Solari.

Meski demikian, seiring waktu berjalan, Madrid yang terpuruk musim ini kembali menunjuk Zidane sebagai pelatih. Artinya, hal ini membuka kemungkinan Madrid akan kembali memburu Hazard.

Musim ini Hazard menikmati musim paling produktifnya bersama Chelsea. Dia sudah mencetak 13 gol di Premier League, juga mencatatkan assists terbanyak di antara pemain Chelsea lainnya. Sebagai pemain dan suporter Chelsea, Palmieri tidak bisa membayangkan Hazard pergi, dan dia yakin banyak suporter Chelsea merasakan hal serupa.

“Dia [Hazard] membuktikan setiap hari betapa pentingnya dia. Tentu saja kami punya banyak pemain berkualitas dalam tim kami, tapi dia berada di level berbeda, dan dia merupakan salah satu pemain terbaik di dunia,” kata Emerson di Sky Sports.

“Secara pribadi saya tidak bisa membayangkan dia pergi, tapi anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di sepak bola. Sama seperti suporter Chelsea, kami takut dia akan pergi, saya masih percaya dia akan bertahan.”

Lebih lanjut, Emerson juga bicara soal peluang Chelsea musim ini. Dia percaya saat ini target terpenting Chelsea adalah empat besar, dan mereka harus berusaha memaksimalkan sembilan laga sisa Premier League musim ini.

“Ini bukan hanya sembilan pertandingan sisa yang kami hadapi, ini seperti sembilan final. Kami percaya kami bisa mencapainya [empat besar], pada akhir pekan lalu kami kehilangan poin [1-1 dengan Wolves], tapi kami percaya kami bisa membayar itu dan memperbaiki situasi.”

“Target kami adalah memenangkan sembilan pertandingan sisa, dimulai dengan Everton pada Minggu besok dan tetap bertahan di empat besar. Kami terus mengatakan bahwa kami harus berada di empat besar,” tandasnya.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya