Asensio Berharap Lopetegui Lebih Beruntung di Masa Mendatang

Real Madrid baru saja kembali ke jalur kemenangan dengan meraih empat kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Kondisi ini jauh lebih baik dari beberapa pekan lalu saat Madrid melewati lima laga La Liga tanpa kemenangan.

Perubahan positif ini terjadi pasca pihak klub memecat Julen Lopetegui dan mengangkat Santiago Solari sebagai pelatih kepala. Solari berhasil mengembalikan identitas gaya sepak bola Madrid yang mengandalkan kecepatan, bukan tiki-taka seperti gaya Lopetegui.

Meski demikian, pemecatan Lopetegui sebenarnya tidak begitu menyenangkan. Banyak pemain Madrid yang merasa Lopetegui adalah pelatih hebat, hanya saja saat itu keberuntungan tak memihak Los Blancos.

Salah satu pemain yang menyesali kepergian Lopetegui adalah Marco Asensio.

Menurut Asensio, Lopetegui hanya kurang beruntung. Dalam beberapa pertandingan kunci, pemain Madrid hanya tak bisa mencetak gol, entah karena tak beruntung atau karena hal lain, Asensio sendiri tak bisa menggambarkannya dengan jelas.

“Sepak bola tak bersikap baik pada Lopetegui, pada momen-momen kunci kami tidak bisa tampil efektif atau mendapat keberuntungan, saya tak tahu bagaimana menjelaskannya,” ungkap Asensio kepada Marca.

“Situasinya berjalan sulit bagi dia karena apa yang terjadi di tim nasional dan dia kurang beruntung.”

“Namun dia masih memiliki karier panjang di depannya dan saya yakin dia akan mendapatkan jatah keberuntungannya itu,” sambung Asensio.

Lebih lanjut, Asensio mau tak mau mengakui bahwa Madrid berkembang jauh lebih baik di bawah Santiago Solari saat ini. Skuat Madrid siap memberikan kemampuan terbaik mereka di bawah pelatih anyar tersebut.

“[Di bawah Solari] hasil-hasil pertandingan sudah jadi lebih baik dan sepak bola memang seperti itu.”

“Sekarang dia pelatih kami dan kami akan memberikan yang terbaik, kami harus tampil sekuat biasanya untuk terus mendapatkan kemenangan,” tutup dia.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Krisis Kepercayaan Diri Dinilai Jadi Masalah Utama MU

Pelatih akademi Manchester United, Nicky Butt melayangkan pujian terhadap kerja keras Jose Mourinho dewasa ini. Dia memuji Mourinho telah membuat keputusan yang konsisten saat menentukan susunan pemain.

Meski demikian, Butt meyakini bahwa saat ini MU tengah dilanda masalah krisis kepercayaan diri. Skuat MU tak bisa menampilkan performa terbaiknya karena tak percaya diri, namun kepercayaan diri hanya bisa didapatkan melalui kemenangan. Si Setan Merah terjebak dalam lingkaran setan.

Butt juga menilai Mourinho sudah melakukan yang terbaik. Tak adil jika menyalahkan Mourinho seorang atas kegagalan MU dalam beberapa pekan terakhir.

Dia justru menilai MU terus berkembang perlahan di bawah bimbingan Mourinho.

Menurut Butt, sehebat apa pun skuat suatu tim tak akan berguna jika pemain tersebut sedang tidak percaya diri. Mourinho saat ini menghadapi masalah mentalitas yang lebih sulit ketimbang soal taktik atau teknik.

“Saya rasa selalu sulit ketika anda mendapati pemain yang tidak dalam performa terbaiknya. Tak peduli siapakah anda atau tim yang anda latih, jika pemain sedang tidak dalam kepercayaan diri tinggi, mereka tidak akan memenangkan banyak pertandingan,” ungkap Butt di Sky Sports.

“Saat ini di MU, para pemain memiliki kepercayaan diri yang rendah. Mereka melawan salah satu tim terbaik di Eropa [Man City] dan dihajar.”

Meski demikian, setelah jeda internasional nanti MU akan menghadapi lawan-lawan yang realatif lebih mudah. Inilah kesempatan MU untuk mempertahankan performa mereka dan berusaha menembus empat besar.

“Mereka [skuat MU] berkembang dengan stabil. Pelatih sudah menyadari itu dan mereka mulai mendapatkan konsistensi dalam tim tersebut.”

“Cederanya Pogba bisa membunuh tim mana pun. Mereka tak begitu beruntung tetapi laga melawan Man City sudah lewat dan semoga mereka bisa mendorong terus sampai hari Natal nanti dan mencapai posisi di mana mereka bisa bersaing untuk empat besar,” tandas dia.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Emery Sebut Arsenal Memang Layak Raih Hasil Imbang

Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Wolverhampton pada pekan ke-12 Premier League 2018/19, Minggu (11/11) malam WIB kemarin. The Gunners tertinggal lebih dahulu saat Wolves mencetak gol di menit ke-13 melalui Ivan Cavaleiro. Henrikh Mkhitaryan jadi pahlawan Arsenal dengan golnya di menit ke-86.

Pertandingan tersebut berjalan sulit bagi Arsenal. Wolves tampil jauh lebih baik di babak pertama, Arsenal kesulitan mengembangkan permainan mereka. Beruntung Bernd Leno tampil gemilang dan Arsenal hanya kebobolan satu gol.

Pelatih Arsenal, Unai Emery mengakui timnya tampil buruk di babak pertama dan harus mengubah beberapa hal untuk babak kedua. Dia pun menilai Arsenal harus lebih berani mengambil risiko.

Meski demikan, Emery juga menyebut hasil tersebut sudah adil bagi kedua tim.

Menurut Emery, Wolves bermain sangat baik dalam hal transisi bertahan ke menyerang, pun sebaliknya. Dia menyebut laga berjalan sulit bagi Arsenal karena mereka terpaksa tampil defensif supaya tak kebobolan gol lainnya.

“Sangat sulit mencetak gol atau menembus lini pertahanan mereka. Transisi mereka sangat bagus. Kami tidak ingin kebobolan lagi karena itu akan membuat kami lebih kessulitan, tetapi gagasan kami sedikit berubah setelah bicara di paruh waktu,” ungkap Emery di laman resmi Arsenal.

“Kami harus lebih berani mengambil risiko dalam pertandingan itu. Risiko yang membuat kami berpikir kami bisa menang tetapi kami juga butuh keseimbangan yang bagus dalam transisi kami.”

Lebih lanjut, Emery juga memuji timnya yang menunjukkan karakter kuat. Dia menilai Arsenal bisa saja mencetak lebih banyak gol, namun pada akhirnya hasil imbang tersebut memang yang paling adil untuk kedua tim.

“Saya pikir tim kami bermain dengan karakter dan kami mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan sebelum gol kami. Kami juga terus berusaha mencari jalan untuk memenangkan pertandingan tetapi akhirnya kami hanya imbang.”

“Dalam lima atau 10 menit terakhir, kami mengambil risiko untuk memenangkan pertandingan. Pada akhirnya kami bisa berkata ‘oke, kedua tim layak mendapatkannya’ [hasil imbang],” tutup Emery.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Jadi Incaran Chelsea, Bournemouth Pastikan Tidak Jual Callum Wilson

Pelatih Bournemouth, Eddie Howe memberikan respon terkait spekulasi ketertarikan Chelsea pada Callum Wilson. Howe menegaskan strikernya itu merupakan sosok yang krusial sehingga ia tidak berminat untuk menjualnya.

Wilson sendiri bisa dikatakan menjadi tulang punggung lini serang The Cherries dalam tiga tahun terakhir. Musim ini ia tampil cemerlang di mana ia membuat 6 gol dari 11 pertandingan di Premier League.

Performa apik striker 26 tahun itu kabarnya menarik perhatian Chelsea. The Blues dikabarkan ingin mencoba mendatangkan Wilson di bursa transfer musim dingin nanti.

Namun Howe sendiri menegaskan ia sama sekali tidak berencana melepas Wilson. “Tentu saja saya tidak berniat menjualnya,” buka Howe kepada Bournemouth Echo.

Howe menegaskan bahwa Wilson merupakan bagian penting dalam rencananya, sehingga ia sama sekali tidak berminat menjual sang pemain.

“Dari sudut pandang saya sebagai manajer, saya masih ingin membangun tim ini. Saya masih merasa kami adalah tim yang baru dengan para rekrutan yang kami datangkan di musim panas ini.”

“Saya senang dengan bagaimana progress skuat ini dan saya tidak mau mengganggu harmoni tim ini dengan melepaskan salah satu pemain terbaik kami.”

Chelsea sendiri bisa dikatakan akan kesulitan untuk mendapatkan Wilson. Pasalnya Bournemouth berada dalam posisi yang kuat untuk mempertahankan sang striker.

Wilson yang bergabung dengan The Cherries pada tahun 2014 silam baru saja memperpanjang kontraknya di musim panas lalu. Ia terikat kontrak hingga tahun 2022 di Vitality Stadium.

Jika Chelsea ngotot ingin mendatangkan pemain kelahiran Conventry tersebut, maka mereka harus siap mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk sang pemain.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Data dan Fakta Serie A: Atalanta vs Inter Milan

Peringkat 10 Atalanta akan menjamu peringkat 2 Inter Milan pada giornata 12 Serie A 2018/19, Minggu (11/11). Berikut beberapa data dan fakta yang melatarbelakangi pertandingan di Atleti Azzurri d’Italia ini.

Dalam laga kandangnya melawan Inter di Serie A musim lalu, Atalanta bermain imbang tanpa gol.

Atalanta hanya menang sekali dalam delapan laga terakhirnya melawan Inter di Serie A (M1 S2 K5). Satu-satunya kemenangan itu adalah 2-1 di Atleti Azzurri d’Italia pada musim 2016/17.

Atalanta tak terkalahkan dalam tiga laga kandang terakhirnya melawan Inter di Serie A (M1 S2 K0).

Atalanta hanya kalah dua kali dalam sepuluh laga kandang terakhirnya melawan Inter di Serie A, yakni 0-2 pada musim 2007/08 dan 1-4 pada musim 2014/15.

Atalanta selalu menang dalam tiga laga terakhirnya di Serie A: 5-1 vs Chievo (tandang), 3-0 vs Parma (kandang), 2-1 vs Bologna (tandang).

Atalanta baru menang dua kali dalam lima laga kandang yang sudah mereka mainkan di Serie A musim ini (M2 S1 K2).

Atalanta mencetak 19 gol dan kebobolan 13 gol dalam 11 laga yang sudah mereka mainkan di Serie A musim ini.

Gol terbanyak untuk Atalanta di Serie A 2018/19 sejauh ini: Alejandro Gomez, Emiliano Rigoni, Josip Ilicic (masing-masing 3).

Assist terbanyak untuk Atalanta di Serie A 2018/19 sejauh ini: Alejandro Gomez, Duvan Zapata, Remo Freuler (masing-masing 2).

Inter hanya kalah sekali dan imbang sekali dalam 11 laga terakhirnya di semua kompetisi (M9 S1 K1). Dua kegagalan menang itu semuanya mereka dapatkan melawan Barcelona di Liga Champions (0-2 tandang, 1-1 kandang).

Inter selalu menang dalam tujuh laga terakhirnya di Serie A.

Inter selalu mencetak dua gol atau lebih dalam lima dari enam laga terakhirnya di Serie A.

Inter lima kali clean sheet (tak kebobolan) dalam tujuh laga terakhirnya di Serie A.

Gol terbanyak untuk Inter di Serie A 2018/19 sejauh ini: Mauro Icardi (6).

Assist terbanyak untuk Inter di Serie A 2018/19 sejauh ini: Mauro Icardi, Joao Mario, Matteo Politano, Ivan Perisic (masing-masing 2).

Mauro Icardi mengukir delapan gol dan satu assist dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk Inter di semua kompetisi.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Ronaldo Kembali Absen dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo kembali absen dari skuat timnas Portugal untuk laga internasional pekan depan. Tidak ada nama pemain 33 tahun dalam skuat terbaru yang sudah dirilis oleh pelatih Fernando Santos.

Ronaldo, seperti halnya Lionel Messi, telah memilih untuk tidak ambil bagian di timnas pasca tampil di Piala Dunia 2018 yang lalu. Namun, kedua pemain belum secara terbuka menyatakan pensiun.

Tanpa Ronaldo dalam skuat, pelatih Fernando Santos akan banyak bertumpu pada sosok seperti Bernando Silva, Ruben Neves, Andre Silva. Selain itu, masih ada pemain senior seperti Rui Patricio, Jose Fonte dan Pepe.

Portugal akan dijadwalkan bertanding melawan Italia pada Minggu (18/11) dan Polandia pada Rabu (21/11) yang akan datang pada lanjutan Uefa Nations League.

Fernando Santos memutuskan untuk kembali memanggil Jose Fonte usai tampil apik di Lille. Begitu juga dengan Raphael Guerreiro yang mampu menembus skuat utama Borussia Dortmund. Guerreiro adalah pilar Portugal di Euro 2016, tapi dia sempat cedera panjang.

Andre Gomes yang tampil apik bersama Everton, setelah mengalami periode buruk bersama Barcelona, juga kembali dipanggil ke timnas. Begitu juga dengan Joao Maria yang belakangan moncer bersama dengan Inter Milan.

Berikut adalah skuat Portugal selengkapnya:

Penjaga Gawang: Beto (Goztepe), Rui Patricio (Wolves), Claudio Ramos (Tondela)

Belakang: Joao Cancelo (Juventus), Ruben Dias (Benfica), Jose Fonte (Lille), Raphael Guerreiro (Borussia Dortmund), Luis Neto (Zenit), Pepe (Besiktas), Mario Rui (Naples), Cedric Soares (Southampton)

Gelandang: William Carvalho (Real Betis), Bruno Fernandes (Sporting), Andre Gomes (Everton), Joao Mario (Inter), Ruben Neves (Wolverhampton), Danilo Pereira (Porto), Pizzi (Benfica), Renato Sanches (Bayern Munich)

Penyerang: Bruma (RB Leipzig), Eder (Lokomotiv Moscow), Goncalo Guedes (Valencia), Bernardo Silva (Manchester City), Andre Silva (Sevilla), Rafa Silva (Benfica)

Absennya Cristiano Ronaldo menimbulkan banyak dugaan ihwal penyebabnya. Salah satu alasan yang beredar adalah dia memboikor UEFA Nations League yang merupakan even UEFA. Hal ini, dikutip dari Calciomercato, terkait dengan tidak terpilihnya Ronaldo jadi pemain terbaik Liga Champions musim 2017/18 lalu.

Sementara itu, pendapat lain menyebut jika Ronaldo ingin fokus meningkatkan performa dan adaptasinya bersama Juventus.

“Satu-satunya hal yang kini saya pikirkan tentang Ronaldo adalah, dia harus menjadi pemenang Ballon d’Or,” kata Santos terkait masa depan top skor sepanjang masa timnas Portugal tersebut.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Top Skor Liga Champions: Ronaldo Masih Tertinggal Empat Gol dari Messi

Cristiano Ronaldo akhirnya menorehkan gol pertamanya di Liga Champions musim 2018/19 bersama Juventus. Tapi, untuk perebutan top skor sementara, Ronaldo masih tertinggal empat gol dari Lionel Messi dan Edin Dzeko.

Lionel Messi masih bertahan dengan torehan lima gol di babak grup Liga Champions. La Pulga gagal menambah gol pada matchday keempat karena dia tidak bermain di laga melawan Inter Milan. Messi belum 100 persen bugar untuk dimainkan.

Sama dengan Messi, Edin Dzeko juga tidak menambah jumlah golnya. Saat AS Roma menang dengan skor 1-2 atas CSKA Moskow, Dzeko luput mencetak gol. Tapi, bomber asal Bosnia masih berada di daftar paling atas top skor sementara dengan lima golnya.

Ada dua pemain yang secara signifikan menambah jumlah golnya di matchday keempat yakni Gabriel Jesus dan Karim Benzema. Jesus mencetak hattrick saat Manchester City menang 6-0 atas Shakhtar Donetsk. Ini adalah torehan pertama Jesus pada musim ini.

Sementara itu, Karim Benzema kini sudah mencetak tiga gol di Liga Champions, setelah pada Kamis (8/11) dini hari dua kali membobol gawang Viktoria Plzen. Berikut adalah daftar top skor sementara Liga Champions hingga matchday keempat:

Edin Dzeko (AS Roma) – 5 Gol
Lionel Messi (Barcelona) – 5 Gol
Paulo Dybala (Juventus) – 4 Gol
Robert Lewandowski (Bayern Munchen) – 4 Gol
Harry Kane (Tottenham) – 4 Gol
Gabriel Jesus (Man City) – 3 Gol
Karim Benzema (Real Madrid) – 3 Gol
Neymar (PSG) – 3 Gol
Antoine Griezmann (Atletico) – 3 Gol
Mauro Icardi (Inter Milan) – 3 Gol
Lorenzo Insigne (Napoli) – 3 Gol
M. Marega (Porto) – 3 Gol

Dua gol yang dilesakkan ke gawang Viktoria Plzen membuat Karim Benzema mencatatkan sebuah prestasi khusus bersama Real Madrid. Itu adalah gol ke-200 penyerang asal Prancis untuk Real Madrid di semua kompetisi sejak bergabung dari Lyon.

Sementara itu, catatan yang tidak kalah bagus juga diukir oleh Gabriel Jesus. Pemain asal Brasil itu mencetak hattrick pertamanya di level senior pada laga kontra Shakhtar Donetsk. Tentu saja ini akan jadi momen yang spesial bagi Jesus dalam karirnya.

Tambahan satu gol ke gawang Manchester United membuat Cristiano Ronaldo kini telah mencetak 121 gol di Liga Champions. Pemain berusia 33 tahun membutuhkan 156 pertandingan untuk meraih jumlah gol tersebut.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Liverpool Kalah, Klopp Beri Selamat untuk Red Star

Red Star Belgrade berhasil membuat Liverpool pulang dengan tangan hampa saat menjamu The Reds di matchday 4 Grup C Liga Champions 2018/19, Rabu (7/11) dini hari WIB. Red Star menang dengan dua gol Milan Pavkov di babak pertama.

Pertandingan tersebut berjalan menyulitkan bagi Liverpool. Tim asuhan Jurgen Klopp itu berhasil menciptakan banyak peluang, namun gagal memaksimalkannya menjadi gol.

Klopp juga mengakui Liverpool gagal memberikan permainan terbaiknya karena tekanan dari suporter tim tuan rumah. Kekalahan ini tentu terasa seperti pukulan telak bagi Liverpool.

Menurut Klopp, pertandingan tersebut ditentukan oleh tim yang berhasil mencetak gol pertama. Dia menyebut Red Star berada di atas angin setelah mencetak gol dan hal ini membuat skuat Liverpool kesulitan.

“Setiap gol di pertandingan seperti ini menuntut laga ke arah tertentu. Kami memberi mereka terlalu banyak tendangan bebats sebelum mereka mencetak gol dan mereka membuat gol dengan sundulan setelah tendangan sudut,” ungkap Klopp di liverpoolfc.

“Gol kedua sebenarnya tak terduga, kami mendapat bola dan melepaskannya begitu saja. Itu tak boleh terjadi di pertandingan seperti ini.”

Lebih lanjut, permainan sebenarnya sedikit menguntungkan Liverpool di babak kedua. hanya saja skuat Liverpool gagal mengonversi peluang menjadi gol. Klopp juga memberi selamat pada Red Star yang tampil lebih baik.

“Di babak kedua kami sangat dominan dan tidak memberikan banyak serangan balik pada lawan. Kami mendapat momen, kami mendapatkan peluang terbesar dalam dua atau tiga menit akhir.”

“Jika anda mencetak gol di awal babak kedua maka pertandingan bisa berubah, tetapi itu tak terjadi,” sambung Klopp.

“Jadi kami harus mengakui [kekalahan]. selamat Red Star, layak mendapatkannya. Mereka mendapat tiga poin, kami tak mendapat apa-apa.”
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya where to buy luvox nyc]. epogen.

Achraf Hakimi: Lopetegui Tak Dapat Waktu Buktikan Kualitasnya

Dipecatnya Julen Lopetegui dari posisi pelatih tim utama Real Madrid rupanya membuat Achraf Hakimi merasa terkejut. Achraf Hakimi pun menilai jika Real Madrid tidak memberikan waktu yang cukup agar Lopetegui membuktikan kualitasnya.

Kebersamaan Lopetegui dengan Real Madrid memang tidak cukup lama. Pelatih berusia 52 tahun ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Zinedine Zidane yang mundur begitu musim 2017/18 usai. Lopetegui praktis hanya memimpin Real Madrid dalam 14 lag resmi.

Dari 14 laga bersama Lopetegui, El Real menelan enam kekalahan, enam kemenangan dan dua kali hasil imbang. Laga terakhir Lopetegui terjadi pada el clasico, melawan Barcelona. Saat itu, Madrid kalah dengan skor telak 5-1 atas sang rival pada laga di Camp Nou.

Menurut Achraf Hakimi, waktu yang didapatkan oleh Lopetegui, sebelum akhirnya dipecat, tidak cukup panjang. Mantan pelatih timnas Spanyol itu merasa Lopetegui belum maksimal dalam membuktikan apa yang bisa dilakukan bersama Madrid.

Achraf Hakimi adalah pemain Real Madrid yang berposisi sebagai bek kanan. Ketika Julen Lopetegui datang, pemain asal Maroko tersebut dipinjamkan ke Borussia Dortmund. Acraf akan berada di Singnal Induna Park dengan status pinjaman selama dua tahun.

“Saya terkejut dengan betapa sedikitnya waktu yang diberikan oleh Real Madrid pada Lopetegui. Dia tidak punya waktu yang cukup untuk memperlihatkan potensinya sebagai pelatih,” ucap Achraf Hakimi kepada Marca.

“Sebuah tim seperti Real Madrid memang akan mengubah dinamika seperti ini dengan cepat. Real Madrid juga akan segera keluar dari masalah yang sekarang sedang mereka hadapi,” sambung pemain yang membela Maroko di Piala Dunia 2018 lalu tersebut.

Meskipun dirinya harus tersisih dari Real Madrid pada era kepelatihan Julen Lopetegui, Achraf Hakimi mengaku kaget dengan situasi yang terjadi. Pemain berusia 20 tahun ini mengira jika Lopetegui akan bertahan cukup lama di Madrid. Achraf pun tak tahu alasan pemecatan Lopetegui.

“Kami tidak tahu apa yang menyebabkan Lopetegui harus dipecat. Kami berpikir bahwa dia akan tetap berada di Real Madrid. Hanya dia yang tahu apa alasannya. Semoga hal baik terjadi padanya,” tutup Achraf.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya erythromycin 500 mg, flagyl for sell.

Imbang Lawan Arsenal, Jurgen Klopp Pertanyakan Keputusan Wasit

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku kecewa dengan hasil pertandingan antara timnya melawan Arsenal dini hari tadi. Klopp menyebut timnya seharusnya memenangkan laga itu namun keputusan wasit mengubah segalanya.

Liverpool harus puas berbagi angka dengan Arsenal pada pertandingan pekan ke 11 EPL dini hari tadi. Mereka bermain imbang dengan skor 1-1 setelah gol James Milner disamakan oleh gol Alexandre Lacazette, di mana kedua gol ini sama-sama lahir di babak kedua.

Namun di akhir babak pertama, Liverpool sejatinya sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Sadio Mane. Namun wasit menyatakan gol itu tidak sah karena Mane diklaim offside, padahal dalam tayangan ulang pemain asal Senegal itu masih berada di posisi yang aman.

Ketika ditanya mengenai gol Mane yang tidak disahkan wasit itu, Klopp hanya bisa marah-marah. “Hanya ada satu orang yang yang bisa menjawab pertanyaan itu [Gol offside Mane], yaitu hakim garis,” keluh Klopp dalam wawancara kepada BT Sports.

Klopp sendiri menyesalkan gol itu tidak disahkan oleh Wasit, karena ia menilai jalannya pertandingan bisa berubah karena gol tersebut.

“Keputusan wasit itu [menganulir gol Mane] sebenarnya tidak mengubah apapun.”

“Sepanjang pertandingan tadi, kami membuat lebih banyak kesalahan daripada wasit. Namun alangkah lebih indah jika gol tadi disahkan.”

Pada pertandingan tersebut, Liverpool unggul terlebih dahulu melalui gol James Milner. Namun keunggulan mereka itu hilang 9 menit jelang laga berakhir berkat gol Alexandre Lacazette.

Ketika diminta tanggapannya mengenai gol telat Arsenal itu, Klopp hanya memberikan sebuah jawaban singkat.

“Gol itu [Lacazette] tercipta karena kami tidak bertahan dengan cukup rapat.” tandasnya.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya