Dihajar Everton, Solskjaer Minta Maaf pada Fans MU

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer meminta maaf pada para pendukung setia timnya usai Setan Merah takluk 0-4 ketika bertandang ke markas Everton, Minggu (21/4).

Gol dari Richarlison dan Gylfi Sigurdsson di babak pertama serta Lucas Digne dan Theo Walcott di paruh kedua pertandingan memaksa United pulang dengan tangan hampa.

Hasil ini membuat peluang United untuk finis di empat besar klasemen sekaligus mendapat jatah ke Liga Champions musim depan terancam gagal terwujud.

Solskjaer mengakui bahwa timnya kalah segalanya dari tuan rumah. Dengan besar hati ia pun mengutarakan permintaan maaf untuk pada fans.

“Sejak peluit pertama kali dibunyikan semuanya berjalan buruk. Saya hanya ingin meminta maaf pada para fans. Mereka satu-satunya orang yang hari ini bisa berjalan dengan kepala tegak, karena kami tak bisa,” ujar Solskjaer kepada Sky Sports.

“Everton lebih baik dari kami di semua aspek dasar. Ada banyak hal yang harusnya kami bisa lebih baik untuk meraih hasil bagus. Talenta saja tak akan pernah cukup,” imbuhnya.

Kekalahan telak ini membuat Solskjaer berjanji akan menebusnya dengan hasil positif ketika mereka menjamu sang tetangga, Manchester City di Old Trafford tengah pekan besok.

“Kami tak tampil bagus. Itu tak layak untuk tim sekelas Manchester United. Kami angkat tangan dan meminta maaf pada semua orang yang terkait dengan klub,” tutur Solskjaer.

“Kami memiliki kesempatan sempurna untuk menebus kesalahan pada Rabu [versus Manchester City],” tandas sosok asal Norwegia tersebut.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Wilfried Zaha Tebar Kode Ingin Balik ke MU

Winger Wilfried Zaha memang tidak secara terbuka mengaku ingin kembali ke Manchester United. Namun, dia memberi sebuah kode bagi klub dengan julukan Setan Merah tersebut.

Wilfried Zaha saat ini berstatus sebagai pemain Crystal Palace. Salah satu pilar penting klub. Dia sudah bermain untuk Palace sejak tahun 2014 yang lalu, pada awalnya sebagai pemain pinjaman.

Setelah tampil bagus pada musim 2014/15, Palace kemudian membeli Wilfried Zaha secara permanen dari Manchester United pada awal musim 2015/16. Harganya kala itu hanya 10 juta euro, murah jika dibanding dengan kontribusinya.

Wilfried Zaha pernah gagal bersama dengan Manchester United pada musim 2013/14 lalu. Dia tidak mampu bersaing untuk mendapatkan tempat utama. Namun, Wilfried Zaha yang dulu berbeda dengan yang sekarang. Dia lebih matang dan lebih kompetitif.

Performa apik Wilfried Zaha untuk Palace lantas disebut membuat Manchester United kembali tertarik pada servisnya. Dan, Wilfried Zaha pun seolah memberi sebuah kode bahwa dia ingin meninggalkan Palace untuk klub yang lebih besar.

“Saya sangat ambisius. Bukan hanya untuk bisa bermain di klub besar, tapi juga untuk mencapai level lebih tinggi bersama Pantai Gading,” buka Wilfried Zaha pada Daily Mail.

“Saya beruntung telah mencapai tahap hingga sejauh ini dalam karir saya sebagai pemain bola. Tapi, saya merasa masih ada banyak hal lagi yang bisa saya lakukan.”

“Saya harus bermain di ajang Liga Champions. Saya hanya butuh kesempatan, itu saja. Selebihnya, biar saya yang melakukannya,” sambung pemain berusia 26 tahun tersebut.

Jika dibandingkan dengan Crystal Palace, Manchester United tentu saja punya peluang meraih gelar juara lebih besar. Peluang tim arahan Ole Gunnar Solksjaer tersebut untuk bermain di Liga Champions juga lebih besar jika dibanding Palace.

Untuk bisa mewujudkan mimpinya, maka opsi kembali ke Manchester United biasa jadi pilihan bagi Wilfried Zaha. Tapi, seperti yang terjadi pada masa lalunya, tidak ada jaminan dia akan bermain reguler di Old Trafford.

“Agar saya menjadi lebih baik, dan mampu melakukan apa yang bisa saya lakukan, saya harus bermain di level tinggi dan memenangkan sebuah gelar juara,” tutup Wilfried Zaha.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Ter Stegen Bersimpati Atas Blunder De Gea

Marc-Andre Ter Stegen ikut bersimpati atas blunder yang dilakukan David De Gea saat menghadapi Barcelona. Ia bisa memahami perasaan De Gea.

Manchester United takluk 0-3 dari Barcelona pada laga leg kedua babak perempat final Liga Champions. Dalam pertandingan di Camp Nou tersebut, De Gea membuat kesalahan.

De Gea gagal mengantisipasi bola hasil tendangan jarak jauh Messi. Akibatnya, bola dapat melewati badannya dengan mudah dan meluncur ke gawang MU.

Gol itu membuat mental para pemain Setan Merah jatuh. Raksasa Inggris itu akhirnya menyerah 0-3 dan tersingkir dari kompetisi dengan agregat 04.

Ter Stegen turut menghibur De Gea usai pertandingan. Kiper asal Jerman itu ikut bersimpati atas kesalahan yang dilakukan De Gea.

“Saya butuh beberapa saat untuk merayakan gol itu karena kesalahan David de Gea – itu membuat saya sakit,” kata Ter Stegen dilansir Marca.

“Kita semua manusia dan ini bisa terjadi pada siapa pun.

“Saya bermain di posisi yang sama, saya hidup kembali dan saya mengatakan kepadanya bahwa itu tidak apa-apa, hanya kesalahan manusia. Itu bisa terjadi pada saya juga.”

Liverpool akan menjadi lawan Barcelona di babak semifinal. Ter Stegen mengaku senang bisa berhadapan dengan The Reds.

“Kami senang karena itu akan menjadi pertandingan yang indah,” lanjutnya.

“Kami memiliki kesempatan untuk lolos dan mencapai sesuatu yang sangat penting bagi klub. Pertama-tama, kami ingin memenangkan tiga pertandingan liga yang akan datang.

“Liga Champions adalah sesuatu yang sangat istimewa dan kami ingin mencapai tujuan kami.”
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Ada Empat Tim Kuat Di Semifinal Liga Champions, Begini Curhat Jurgen Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku puas dengan keberhasilan timnya melangkah ke semifinal Liga Champions. Dia percaya keberhasilan itu merupakan pesan penting yang menegaskan bahwa Liverpool telah kembali jadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Eropa.

Kamis (18/4) dini hari WIB tadi, The Reds mengalahkan Porto 4-1 di leg kedua perempat final untuk melaju ke semifinal dengan agregat 6-1. Mereka sudah ditunggu lawan sulit di dua leg semifinal nanti: Barcelona.

Terlepas dari betapa sulitnya laga melawan Barca, keberhasilan Liverpool patut diapresiasi. Mereka sukses mencapai final Liga Champions musim lalu, dan musim ini melangkah sampai semifinal.

Pengalaman mencapai final musim lalu jelas membantu, tetapi bagi Jurgen Klopp Liga Champions musim ini jauh lebih sulit.

Perjalanan Liverpool di Liga Champions musim ini tidak mudah. Mereka berada di satu grup dengan tim-tim kuat seperti PSG, Napoli, dan Red Star Belgrade. Mereka bahkan lolos ke fase gugur sebagai runner-up dengan koleksi poin yang sama dengan Napoli di peringkat ketiga.

“Fase grup musim ini sudah berjalan berbeda. Saya tidak tahu hasil apa yang bakal kami dapatkan, banyak hasil luar biasa di fase grup yang, tentu saja, sedikit membantu anda untuk terus melaju di sepanjang kompetisi,” buka Klopp kepada Liverpoolfc.com

“Tahun ini segalanya jauh lebih sulit, banyak laga tandang yang sulit, tetapi tahun lalu kami menghadapi laga tandang yang sangat sulit melawan Manchester City, juga laga tandang berat di Roma.”

Lebih lanjut, Klopp turut mengomentari kekuatan sebagian dari empat tim yang menembus semifinal: Barcelona, Ajax, dan Tottenham. Menurutnya, tim-tim yang menembus perempat final saja sudah merupakan tim kuat, dan laga semifinal nanti bakal lebih sulit lagi.

“Di perempat final Liga Champions hanya ada tim-tim kuat, juga di semifinal. Saya belum melihat apa pun dari laga Tottenham-Man City, jadi saya tidak bisa mengomentari hal itu.”

“Akan tetapi saya sudah melihat dua laga Ajax Amsterdam, jika saya masih mengenakan topi saya saat ini, saya harus mengangkatnya [respek]. Cara bermain mereka luar biasa,” sambung dia.

“Menurut sudut pandang sepak bola, saya harus menyampaikan pujian setinggi mungkin terhadap cara mereka lolos, mengalahkan Madrid dan Juventus, itu luar biasa.”

“Ada empat tim kuat di semifinal, dan segalanya tetap menarik,” tutup Klopp.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Bagi Ajax, Mengalahkan Real Madrid Lebih Sulit Dibanding Juventus

Gelandang Ajax Amsterdam, Frenkie De Jong, menyebut kemenangan atas Juventus diraih dengan susah payah. Namun, hal lebih susah pernah dia lalui ketika harus memenangkan pertandingan melawan Real Madrid.

Ajax mengalahkan Juventus pada leg kedua babak perempat final Liga Champions, Rabu (17/4) dini hari WIB di Allianz Stadium. De Godenzonen menang dengan skor 2-1 pada leg kedua dan unggul agregat 3-1 atas Si Nyonya Tua.

Ajax sempat lebih dulu tertinggal pada menit ke-28 setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol. Namun, Ajax membalikkan skor lewat gol Donny van de Beek pada menit ke-34 dan Matthis de Ligt pada menit ke-67.

Frenkie De Jong mengaku kemenangan 2-1 atas Juventus di Turin tidak tidak lebih mudah dibanding saat menjalani laga kontra Real Madrid. Ajax berjumpa Real Madrid pada babak 16 Besar Liga Champions. Seperti saat lawan Juventus, Ajax juga menang di kandang Madrid.

“Saya tidak tahu apakah ini pertandingan terbaik kami dalam hidup, tapi ini sangat bagus. Di Madrid, kondisi lebih sulit karena kami kalah pada laga leg pertama,” ucap Frenkie De Jong pada RMC Sport.

Pada laga melawan Madrid, Ajax kalah dengan skor 2-1 pada leg pertama di Amsterdam. Lantas, pasukan Erik ten Hag membalas pada leg kedua di Bernabeu. Ajax mengalahkan Real Madrid di hadapan pendukungnya dengan skor 4-1.

“Juventus sangat kuat, sangat disiplin, kami menunjukkan apa yang kami miliki pada babak kedua. Pelatih meminta kami bermain seperti biasanya, bermain menekan dan memainkan penguasaan bola,” sambung Frenkie De Jong.

Langkah Ajax melaju ke babak semifinal tentu saja di luar prediksi banyak pihak. Sebab, mereka memang tidak diunggulkan sama sekali. Namun, kini Hakim Ziyech dan kawan-kawan mulai punya peluang untuk membawa gelar juara ke Amsterdam.

“Menjadi juara Liga Champions? Kami ada di semifinal, kami punya peluang tapi kami bukan favorit. Tapi, tentu saja, semua itu mungkin terjadi. Semua orang jadi gila, Ajax berada di semifinal.”

“Jika kami mengatakan itu pada awal musim, orang akan menertawakan kami. Ini adalah hasil yang fantastis untuk semua yang ada di Belanda. Kami semua tidak akan melupakan malam ini,” tutup Frenkie De Jong.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Skuat Liverpool: Mending Nonton Golf daripada Melihat Kemenangan Man City

Skuat Liverpool begitu fokus pada pertandingan mereka sendiri di sisa musim ini. Mereka tidak mementingkan bagaimana kondisi rival, entah menang atau kalah. Bagi mereka, hasil pertandingan Manchester City tidaklah penting.

Akhir pekan lalu (Minggu 14/4), skuat Liverpool memilih menonton olahraga Masters golf daripada menonton kemenangan Man City atas Crystal Palace. Hal ini mereka lakukan demi menjaga fokus menghadapi pertandingan.

Saat itu, Man City sukses mengalahkan Crystal Palace 3-1, tepat dua setengah jam sebelum Liverpool mengalahkan Chelsea 2-0. Artinya, saat Man City masih bertanding, skuat Liverpool tengah berkumpul di ruang ganti.

Pada saat itulah mereka lebih memilih menonton Golf, tepat saat Tiger Woods bermain.

Berkumpul bersama di ruang ganti sebelum pertandingan merupakan ritual penting bagi setiap tim, Liverpool juga melakukannya. Saat itu, mereka tahu Man City mencetak gol dan menang, tetapi tidak ada satu pun pemain yang membahasnya.

“Kami menonton golf. Saya ingin Tiger [Woods] menang. Saya menonton itu dengan James Milner di ruang perawatan. Saya yakin beberapa rekan menyadari Man City mencetak gol tetapi itu bukan sesuatu yang kami bicarakan,” kata Andrew Robertson di fourfourtwo.

“Kami tidak tahu hasil Man City sebelum pertandingan kami sebab kami tidak mendengar apa pun, kami hanya menebak mereka menang.”

Lebih lanjut, Robertson mengakui pengalaman bersaing ketat menuju gelar juara ini merupakan kesempatan baru bagi banyak pemain Liverpool. Dia mengakui tekanan itu memang ada, tetapi yang penting adalah menikmati setiap momen.

“Ini merupakan kesempatan pertama untuk banyak dari kami di posisi seperti ini [bersaing ketat], dan anda harus menikmati pengalamannya. Saya kira kami sudah menikmati itu. Anda bisa melihatnya dari performa kami saat melawan Chelsea.”

“Semoga, kami akan merayakan sesuatu di akhir musim. Namun, kami tahu masih ada banyak kerja keras yang harus dilakukan,” tandas dia.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Vinicius Jelaskan Betapa Hebatnya Pengaruh Zidane, Bikin Pemain Grogi!

Penyerang muda Real Madrid, Vinicius Junior mengaku siap membuktikan kemampuannya pada Zinedine Zidane. Dia percaya Zidane selalu berusaha bertindak adil pada setiap pemain, sebab itu dia tidak pernah ragu Zidane bakal memberinya kesempatan bermain.

Vinicius merupakan salah satu bintang muda yang paling bersinar saat Madrid masih ditangani Santiago Solari. Dia dipercaya jadi pemain inti pada laga-laga masif, dan kepercayaan itu dijawab Vinicius dengan penampilan apik yang melebihi ekspektasi.

Saat ini Vinicius memang tengah berkutat dengan cedera dan berusaha memulihkan diri secepat mungkin. Dia lama tidak bermain, tetapi itu tak lantas membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

Vinicius percaya jika nanti dia pulih dari cedera, Zidane bakal memberinya kesempatan bermain.

Sempat menjadi starting line-up dan terpaksa menepi karena cedera, Vinicius tidak mencemaskan kesempatannya nanti. Dia yakin Zidane adalah pelatih adil yang selalu memberikan kesempatan pada setiap pemain. Tak pernah sekali pun Vinicius merasa khawatir dengan kesempatan bermainnya.

“Saya tahu Zidane memberi kesempatan pada setiap pemain. Sekarang kami sedang mempersiapkan diri untuk musim depan,” kata Vinicius, dikutip dari Marca.

“Saya tenangkarea saya tahu bahwa ketika saya sudah pulih [dari cedera], kesempatan saya untuk bersinar bakal muncul.”

Lebih lanjut Vinicius mengaku sedikit terkejut dengan respons skuat Madrid saat pertama kali Zidane kembali ke Santiago Bernabeu beberapa pekan lalu. Dia melihat seluruh skuat Madrid menaruh respek begitu tinggi pada Zidane, bahkan terkadang mereka grogi untuk sekadar berbicara pada Zidane.

“Ketika pria seperti itu [Zidane] – yang sudah pernah bermain di level yang begitu tinggi – berada di bangku cadangan dan mengatakan apa pun, anda bakal memperhatikannya, bukan begitu?”

“Terkadang kami sedikit grogi ketika kami akan berbicara dengan dia. Dia melakukan segalanya untuk anda, jadi anda hanya perlu mengkhawatirkan soal bermain sepak bola,” tandas dia.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

MU Menang Mujur, Solskjaer: Untung Bukan Barca

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengakui timnya beruntung bisa mengamankan tiga poin saat menjamu West Ham pada laga lanjutan Premier League 2018/19, Sabtu (13/4) malam WIB. MU meraih kemenangan tipis dengan skor 2-1 lewat dua gol penalti Paul Pogba.

MU terbilang beruntung pada pertandingan tersebut. Setan Merah terbantu dengan beberapa keputusan wasit yang kurang tepat di babak pertama. Keputusan penalti pertama yang disempurnakan Pogba di menit ke-19 pun sebenarnya cukup meragukan.

Tak hanya itu, MU bisa saja menelan kekalahan pada laga tersebut. West Ham memberikan performa yang luar biasa sepanjang laga dan beberapa kali mengancam gawang MU. Solskjaer menyadari kondisi ini, dia mengakui timnya beruntung bisa meraih kemenangan.

Laga kontra West Ham ini terselip di antara dua leg melawan Barcelona di perempat final Liga Champions. Jadwal padat inilah yang mungkin jadi salah satu alasan penampilan standar MU, meski Solskjaer tidak mengatakannya. Dia jujur mengakui MU beruntung bisa menang, tetapi baginya keberuntungan merupakan hal biasa di dunia sepak bola.

“Saya tidak bisa menyembunyikannya. Terkadang anda bisa mendapatkan lebih dari yang layak anda terima, dan hari ini adalah salah satu dari malam-malam itu. Laga melawan Watford terakhir kali merupakan kesempatan lainnya,” ujar Solskjaer di Sky Sports.

“Meski demikian, Wolverhampton dan Arsenal, dua laga kami kalah saat seharusnya bisa menang. Jadi, saya rasa hal ini [keberuntungan MU] impas dengan sendirinya dalam jangka panjang.”

Solskjaer bahkan menambahkan bahwa hasil imbang saja sudah bagus untuk timnya. Untung saja yang dihadapi MU kali ini West Ham, bukan Barcelona. Sebab, jika harus menghadapi Barca, MU jelas tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan.

“Tentu saja kami beruntung bisa mendapatkan tiga poin, bahkan hasil imbang dengan satu poin akan kami terima dengan tangan terbuka. Untungnya bukan Barcelona yang jadi lawan kami, tetap West Ham memang bermain bagus, bermain lebih baik dari kami, mereka menciptakan peluang,” tandasnya.

Keberuntungan Solskjaer tentu merupakan kesialan bagi pelatih lawan, Manuel Pellegrini. Bos West Ham ini mengaku frustrasi karena dia percaya timnya bermain lebih baik dan layak mendapatkan lebih dari sekadar hasil imbang.

“Saya frustrasi, tentu saja, sebab saya kira kami layak mendapatkan yang lebih baik dari skor ini, sayangnya sepak bola tidak selalu dimenangkan oleh tim yang tampil lebih baik,” tegas Pellegrini.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Soal Ejekan Rasis Fans Chelsea ke Salah, Giroud: Itu Cuma Oknum!

Penyerang Chelsea, Olivier Giroud memberikan tanggapan terkait video ejekan rasis pendukung Chelsea kepada Mohamed Salah. Giroud sendiri mengutuk aksi itu, namun ia minta kelakuan oknum fans Chelsea itu tidak digeneralisir kepada semua fans Chelsea.

Publik Inggris kembali dikejutkan dengan aksi rasisme terhadap pemain non Eropa. Kali ini, winger Liverpool yang menjadi korban ejekan rasis dari sekelompok fans Chelsea baru-baru ini.

Dalam video yang beredar ke publik, oknum fans Chelsea itu menyebut Salah sebagai seorang pelaku pemboman, di mana aksi itu mereka lancarkan saat Chelsea berhadapan dengan Slavia Praha beberapa hari yang lalu.

Menanggapi kejadian itu, Giroud mengaku tidak habis pikir mengapa para oknum fans Chelsea itu berbuat demikian. “Itu adalah tindakan yang sangat bodoh dan saya rasa Salah cukup kuat untuk mengabaikan ejekan tersebut,” buka Giroud kepada Goal International.

Pada kesempatan ini, Giroud mengaku kecewa dengan aksi sejumlah oknum fans Chelsea itu yang menurutnya membuat nama baik Chelsea dan para fans Chelsea tercemar.

“Kejadian seperti itu sama sekali tidak boleh terjadi. Sekarang sudah terlalu banyak aksi rasisme dan hal itu tidak bisa diterima atau dibenarkan.”

“Orang-orang itu tidak pantas menjadi bagian dari Chelsea dan sangat memalukan ketika kejadian seperti ini terjadi lagi.”

Meski mengutuk aksi rasisme tersebut, Giroud meminta publik tidak menyamaratakan semua fans Chelsea sebagai fans yang rasis, karena menurutnya itu hanya aksi oknum saja.

“Kami harus terus melangkah dan mengabaikan orang-orang bodoh seperti mereka.”

“Tentu saja orang-orang itu hanyalah sekelompok minoritas dari fans kami, dan saya bisa bilang kami sangat bangga dengan sebagian besar fans kami yang selalu memberikan dukungan yang hebat kepada kami. Kami ingin mengingat semua hal baik yang mereka lakukan kepada kami.”
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya

Setelah Dihajar Smalling, Begini Kondisi Teranyar Messi

Lionel Messi tidak bisa tampil maksimal ketika membantu Barcelona menghadapi Manchester United pada leg pertama perempat final Liga Champions 2018/19, Kamis (11/4) dini hari WIB. Barca memang tetap memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0, tetapi permainan Barca jauh dari kata maksimal.

Skuat Barca tampak kerepotan mengatasi tekanan intens yang disuguhkan para pemain MU. Permainan mengalir yang biasanya disuguhkan Barcelona banyak terhenti di tengah lapangan karena duel-duel fisik para pemain MU.

Salah satu yang jadi korban permainan keras MU ini adalah Messi sendiri. Kala itu, wajah Messi dihajar Chris Smalling di tengah laga. Benturan ini menyebabkan hidung Messi mengucurkan darah dan kelopak matanya tampak memar.

Messi memang tetap melanjutkan permainan pasca dihajar Smalling, tetapi muncul kekhawatiran bahwa mungkin saja hidung Messi patah atau cedera. Sebab itu, pihak Barca masih perlu waktu untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

Kini, menurut Mundo Deportivo, pihak Barca menjelaskan bahwa kondisi Messi baik-baik saja pasca benturan tersebut. Mereka telah memeriksa kondisi Messi dan ternyata tidak ada cedera yang perlu dikhawatirkan.

Biarpun demikian, Barca disebut tidak akan memberikan pernyataan ofisial apa pun soal kondisi Messi ini. Sebab mereka tidak menilai masalah ini sebagai cedera, mengingat Messi tidak perlu sampai mengakhiri pertandingan lebih cepat.

Kondisi fit Messi ini tentu merupakan kabar baik untuk Barca. Blaugrana bakal melawat ke markas Huesca pada laga lanjutan La Liga, Sabtu (12/4) malam WIB besok, juga menjamu Manchester United pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (17/4) pekan depan.

Messi diharapkan bisa membantu Barca memenangkan dua laga penting tersebut. Jika sukses mengalahkan Huesca, Barca berarti selangkah lebih dekat ke trofi La Liga. Mereka unggul 11 poin dari Atletico Madrid di peringkat kedua.

Biarpun demikian, keputusan memainkan Messi ini ada di tangan pelatih, Ernesto Valverde. Besar kemungkinan Valverde bakal mengistirahatkan Messi di laga kontra Huesca supaya lebih fit saat menjamu MU pekan depan.
Daftar Disini
Agen Judi Online
Agen Judi Maxbet Terpercaya